Porter Pamphlet adalah buku  jurnal seni yang terbit setahun sekali dengan tema yang berbeda setiap tahun. Porter berisi, antara lain:  fiksi, puisi, esai, esei foto, komik, cuplikan skenario. Setiap karya ini disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Porter edisi 1 (Monsoon) bertema Coming of Age atau Bertumbuh, Menjadi. Mengenang masa kecil dan remaja yang kemudian membentuk seseorang sebagai pribadi. Pada edisi perdana ini, kami menyajikan cerita dari keluarga kecil dan kawan – kawan baik kami tentang perjalanan yang berperan penting dalam pertumbuhan dan kesadaran mereka. 

Porter Pamphlet adalah majalah tentang perjalanan, budaya, dan kenangan, yang diterbitkan oleh Peron House. Porter Pamphlet menerbitkan cerita, puisi, esai, seni visual, dan podcast — kumpulan hal-hal yang kita temukan dalam hidup kita. Dari kota hingga daerah terpencil, pegunungan dan lautan, peron kereta hingga bandara, jalan raya, dan tempat peristirahatan — Porter Pamphlet adalah surat cinta kami untuk para pelancong.

Porter Pamphlet is a biannual magazine on travel, culture, and memories, published by Peron House,  a literary atelier by Leila and Rain Chudori, extending the literary practice that had taken place for three generations in their family.

Porter Pamphlet is Peron House’s debut publication. It publishes stories, poetry, essays, visual art, and podcasts — a collection of things we find in our lives. From cities to the most remote of areas, mountains and oceans, train platforms to airports, roads and rest stops — a love letter to travellers.

Porter Pamphlet No 01, was first printed in limited edition and exclusively launched at Ubud Writers & Readers Festival 2023.